Jokowi Menegaskan Tidak Boleh Pinjam Uang ke Rentenir



Jakarta - Presiden RI Jokowi telah mengeluarkan SNKI atau yang biasa disebut Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Dengan hadirnya SNKI ini, Jokowi selaku Presiden meminta 75 persen masyarakat Indonesia dapat menjangkau fasilitas layanan keuangan di tahun 2019.

Jokowi mengatakan sampai detik ini tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia baru menyentuh angka sekitar 36 persen saja. Jumlah ini diakuinya masih jauh dari kata membanggakan apabila dibandingkan dengan negara tetangga kita.

"Target 2019 memang terasa cukup ambisius, 75 persen. Tapi memang kalau aslinya mau gampangnya bisa saja kita targetkan menjadi 40 persen, pasti dapat, tapi menurut saya 75 persen bukan sesuatu hal yang mudah," ucap Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Untuk merealisasikan keinginannya itu, Jokowi menghimbau kepada seluruh Menteri dan Kepala Lembaga yang bersangkutan untuk menyalurkan segala macam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat Indonesia melalui sistem perbankan.

Bukan saja hanya Menteri dan juga Kepala Lembaga, Jokowi sampai meminta kepada pemerintah daerah mulai dari Gubernur, Bupati ataupun Walikota untuk merealisasikan hal yang sama.

Dengan menyentuh lapisan masyarakat terhadap layanan perbankan kita, Jokowi sangat yakin akan dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas pertumbuhan ekonomi Indonesia,serta dapat mengurangi persentase kemiskinan dan sanggup merencanakan masa depan yang lebih baik.

"Kalau ini terus kita dorong, maka stabilitas sistem keuangan kita akan menuju masa depan yang lebih baik, tidak perlu lagi pinjam uang ke luar, ke rentenir atau semacamnya. Saat ini banyak orang yang simpan uang dibawah bantal, dalam lemari, banyak sekali," ujar Jokowi.

Jokowi juga menegaskan, SNKI ini  bukan hanya cuma sekedar strategi dan wacana saja, melainkan apa yang disampaikan di dalamya harus benar-benar bisa dilaksanakan. "‎Kalau strategi dan target sudah dibuat, pelaksanaannya tidak berjalan ya tidak ada artinya. Bekerja dengan saya, saya pastikan akan saya pantau terus," ujar Jokowi.(macroberita/poker)

BACA JUGA :Demi Keamanan Bangsa INDONESIA Jokowi Akan Bubarkan FPI

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »