Tiap Teroris Sudah Memiliki Tugas Masing - Masing di Indonesia


Macroberita.com, Jakarta - Sejumlah Teroris berhasil dilumpuhkan Densus 88 di Jatiluhur, Purwakarta. Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan memastikan bahwa sudah ada pembagian tugas dari sejumlah orang tersebut.

"Makanya ada dua (orang) di darat, dua di danau dan beberapa orang melalui jalur hutan. Sepertinya memang sudah ada pembagian tugas, sehingga tidak ada (bahan peledak). Cuma surat untuk melakukan aksi sudah ada," Kapolda Jawa Barat saat dihubungi macroberita.com,Senin pagi (26/12/2016).

Ivan dan Rizal ditangkap di darat, sedangkan dua lainnya, Abu Fais dan Abu Sofi dilumpuhkan di atas perahu di tengah Waduk Jatiluhur. Abu Fais dan Abu Sofi tewas saat dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dan sisa lainnya masih buron.

Menurut Anton, ada pola yang cukup berbeda. Di mana bahan peledak baru akan diberikan kepada eksekutor saat akan mendekati hari pelaksanaan.

"Sepertinya caranya sekarang itu sudah dirubah. Ada yang bikin di tempat lain, eksekutornya pada saatnya saja baru nanti diberikan. Tidak bersatu. Karena kan kalau bersatu itu kadang kalau salah bisa meledak di tempat atau apa," imbuh Anton.

Kapolda juga menerangkan bahwa Abu Sofi dan Abu Fais diduga merupakan segelintir calon asli eksekutor. Hal tersebut juga bisa diketahui dari ditemukannya 'surat wasiat' di tengah waduk.

"Yang di waduk ini yang mau jadi eksekutornya. Makanya kenapa harus di waduk kan begitu, kenapa tidak di tempat lain. Dan surat mau ini-nya itu ada di sana dan uang masih buron kemungkinan adalah para perakit bom dan penghubung utama teroris, "ujar Anton.(I.T/poker)

BACA JUGA : Saat Hari Natal Muslim di Sediakan Makanan dan Pakaian Bagi Tunawisma 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
26 Desember 2016 15.10 delete

jangan kira indonesia pertahanannya rapuh.jadi bisa seenaknya kalian masukin....
dasar teroris gak ada Otak..sapa lagi yang kalian incar..HAH...

Reply
avatar
26 Desember 2016 15.15 delete

jangan kira Indonesia bakal takut yang kalian lakukan januari 2016 saja.tidak membuat kita masyarakat gentar.bahkan aksi kalian para Teroris hanya kami anggap atraksi badut.

Reply
avatar