Tidak Ada Saksi Yang Melihat Ahok Menitasakan Agama di Kepulauan Seribu

Tidak ada saksi satu pun dari jaksa penuntut umum akan dihadirkan dalam persidangan. Pengacara terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai tak ada satu pun dari saksi itu yang melihat Ahok menitasakan agama dari Kepulauan Seribu dan menyaksikan langsung pidato kontroversial Ahok pada 27 September 2016.

"Jadi tidak ada saksi-saksi pelapor menyaksikan langsung pidato Ahok Kepulauan Seribu. Soal mereka membantah hal ini, itu hak mereka," kata salah satu pengacara Ahok, Trimoelja D. Soerjadi, kepada macroberita.com, Selasa (3/1/2017).

Hasil pemeriksaan, seluruhnya tidak membenarkan bahwa Ahok berada di Kepulauan Pramuka, Pulau Seribu pada Selasa 27 September 2016 lalu dan berdialog dengan masyarakat. Sedangkan, perihal dugaan ujaran Ahok yang dianggap melakukan tindak pidana penghinaan terhadap Ayat al-Maidah.

Dalam pemeriksaan saksi itu, Djemat menyebut akan mempertanyakan kapasitas Imam Besar FPI Rizieq Shihab sebagai ahli agama ketika penyusunan Berita Acara Pemeriksaan oleh Kepolisian.

”Kami akan tanya sama dia (Rizieq). Saudara diajukan sebagai ahli agama, apakah saudara memang punya kapasitas sebagai ahli agama?” tutur Djemat.

Djemat menilai, Rizieq menggunakan kaca mata kuda dalam melihat kasus Ahok. Rizieq asli tidak menyukai Ahok, yang juga merupakan calon gubernur DKI Jakarta, sejak dulu sehingga muncul konflik kepentingan.

“Bahkan secara politik, Habib Rizieq sudah mengambil sikap keberpihakannya terhadap calon tertentu,” ujarnya.

Sidang pemeriksaan saksi itu akan berlangsung di gedung Kementerian Pertanian, Poker Minggu, Jakarta Selatan, pekan depan, Selasa, 3 Januari 2017, pukul 09.00 WIB. (Huang/macroberita)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »